Articles
| Open Access |
https://doi.org/10.37547/ijmsphr/Volume07Issue06-05
The Effect Of Premarital Counseling Intervention On Reproductive Health Knowledge Of Prospective Brides And Grooms In Southwest Aceh Regency
Abstract
Reproductive health of prospective brides and grooms is an important aspect in improving the quality of family health in the future. Low levels of knowledge and attitudes related to reproductive health among prospective couples may lead to various health problems; therefore, an intervention through premarital counseling is necessary. This study employed a quantitative design with a pretest–posttest approach. The sample consisted of 50 prospective brides and grooms who participated in premarital counseling at the Office of Religious Affairs (KUA) in Blangpidie District. Data analysis was conducted using the Chi-Square test to determine relationships between variables, logistic regression analysis to identify dominant factors, and the Wilcoxon Signed Rank Test to assess differences before and after the intervention. The results showed that there was no significant relationship between age and reproductive health knowledge and attitudes among prospective couples. In contrast, education level, occupation, and availability of information were significantly associated with reproductive health knowledge and attitudes. Multivariate analysis indicated that education and information systems were dominant factors associated with knowledge, while information systems and occupation were dominant factors influencing attitudes. The Wilcoxon test results showed a significant difference in knowledge and attitudes before and after premarital counseling, where all respondents experienced improvement after the intervention. Premarital counseling is effective in improving reproductive health knowledge and attitudes among prospective brides and grooms; therefore, it needs to be optimized as an effort to enhance the quality of community reproductive health.
Keywords
Premarital Counseling, Knowledge, Attitude, Reproductive Health, Prospective Brides and Grooms
References
Afrianti, U., Marlina, S., & Yusuf, L. (2022). Pelaksanaan Kursus Calon Pengantin Sebelum Pernikahan Dalam Mengatasi Problematika Rumah Tangga (Studi di KUA Kecamatan Jambi Luar Kota). NALAR FIQH: Jurnal Hukum Islam, 13(2), 71–88. https://doi.org/10.30631/nf.v13i2.1430
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Albarracín, D., Johnson, B. T., Fishbein, M., & Muellerleile, P. A. (2005). Theories of reasoned action and planned behavior as models of condom use: A meta-analysis. Psychological Bulletin, 131(6), 856–897. https://doi.org/10.1037/0033-2909.131.6.856
Amalia, P., & Siswantara, R. (2018). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Calon Pengantin di Puskesmas Pucang Sewu Surabaya. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 29. https://doi.org/10.20473/jbk.v7i1.2018.29-38
Andarwulan, S., Anjarwati, N., Alam, H. S., Aryani, N. P., Afrida, B. R., Bintanah, S., et al. (2022). Gizi pada ibu hamil (M. Martini, Ed.). Media Sains Indonesia.
Andriany, A., Ahmar, H., & Sianturi, S. H. (2025). Mitigating child stunting: Community-based strategies in Maibo Village, Sorong Regency, Indonesia. Journal of Current Health Sciences, 5(2), 91–96. https://doi.org/10.47679/jchs.2025114
Anjani, & Sri, N. (2024). Penerapan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang stunting pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Metro Utara.
Apriliani, S. L., Nikmawati, E. E., & Yulia, C. (2019). Pengetahuan gizi ibu hamil di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. [Nama Jurnal Tidak Lengkap], 8(2), 67–75.
Arieska, R. (2023). Intervensi Edukasi dan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Calon Pengantin Wanita.
Azhari, M. A., & Fayasari, A. (2020). Pengaruh edukasi gizi dengan media ceramah dan video terhadap sarapan serta konsumsi sayur buah. [Nama Jurnal Tidak Lengkap], 2020(5), 55–61.
Azwar. (2013). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Baker, D. W., Wolf, M. S., Feinglass, J., Thompson, J. A., Gazmararian, J. A., & Huang, J. (2007). Health literacy and mortality among elderly persons. Archives of Internal Medicine, 167(14), 1503–1509. https://doi.org/10.1001/archinte.167.14.1503
Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat Makassar. (2023). Pelayanan gizi. http://www.bktmmakassar.org/service/gizi.html
Br Nainggolan, S. N., Rochadi, R. K., & Lubis, Z. (2020). The effectiveness of integrated counseling on pregnant mothers to improve knowledge on pregnant mothers in Pematangsiantar City. Budapest International Research and Critics Institute Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences, 3(3), 2277–2286.
Budi, S. (2019). Hasil Penelitian Peran Kantor Urusan Agama dan Penyuluh dalam Memberikan Bimbingan Perkawinan Pada Masyarakat di Udapi Hilir Prafi Kabupaten Manokwari. Jawa Timur: Myria Publisher.
Craig, A. M., Dotters-Katz, S., Kuller, J. A., & Thompson, J. L. (2019). Listeriosis in pregnancy: A review. Obstetrical & Gynecological Survey, 74(6), 362–368.
Cutler, D. M., & Lleras-Muney, A. (2010). Understanding differences in health behaviors by education. Journal of Health Economics, 29(1), 1–28. https://doi.org/10.1016/j.jhealeco.2009.10.003
Daranga, E., Aminuddin, & Saidah. (2020). Pengembangan dan evaluasi program konseling gizi intensif dalam peningkatan pengetahuan ibu hamil terkait intake gizi yang berkualitas. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, (Edisi Khusus), 7–9.
Dewi, & Wawan. (2010). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan prilaku manusia. Yogyakarta: Yuha Medik.
Dewi, R. (2021). Pengaruh kemampuan kerja, motivasi, dan pengembangan karier terhadap kinerja karyawan PT Bina Buana Semesta. JEBI: Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia, 16(1).
Doloksaribu, L. G., & Simatupang, A. M. (2019). Pengaruh konseling gizi prakonsepsi terhadap pengetahuan dan sikap wanita pranikah di Kecamatan Batang Kuis. Wahana Inovasi, 8(1), 63–73.
Dwi Kusumawati, D., Budiarti, T., & Susilawati. (2021). Hubungan tingkat pendidikan dengan kejadian balita stunting. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKA), 6(1).
Efriana, C. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang stunting pada balita di Desa Balohan Kecamatan Sukajaya Kota Sabang.
Fauziah, A. N., Maesaroh, S., Rejo, R., & Sari, M. N. (2025). Pengaruh kursus calon pengantin terhadap pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi calon pengantin. Avicenna: Journal of Health Research, 8(2), 147–154.
Fifit, K. I. S., Sofiyanti, I., Mustika, V., Nashita, C., Permana, D. N. E., Mujahidah, F., et al. (2019). Pengaruh konseling gizi prakonsepsi terhadap pengetahuan dan sikap wanita pranikah. Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 1(2), 696–707.
Fishbein, M., & Ajzen, I. (1975). Belief, attitude, intention, and behavior: An introduction to theory and research. Reading, MA: Addison-Wesley.
Fitriana. (2023). Hubungan umur ibu saat melahirkan dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja puskesmas.
Friyayi, A., & Wayan Wiwin, N. A. I. (2021). Hubungan pola pemberian makan dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada balita: Literature review. Borneo Student Research, 3(1).
Glasier, A., Gülmezoglu, A. M., Schmid, G. P., Moreno, C. G., & Van Look, P. F. A. (2006). Sexual and reproductive health: a matter of life and death. The Lancet, 368(9547), 1595–1607. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(06)69478-6
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). New York: McGraw-Hill.
Hallen, A. (2002). Bimbingan Dan Konseling Dalam Islam. Jakarta: Ciputat Pers.
Hardani. (2020). Buku Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Research Gate.
Hastuti, R. P., Rahmadi, A., Sumardilah, D. S., Mariani, R., & Hakim, N. A. (2024). Optimalisasi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita untuk mencegah stunting di Desa Trimodadi, Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(2), 343–350. https://doi.org/10.54082/jamsi.1104
Herawati, A. (2024). Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Calon Pengantin Di PKM Pekauman. Majalah Cendekia Mengabdi, 2(1), 31–34. https://doi.org/10.63004/mcm.v2i1.357
Holifah, R., Adhyanti, & Hafid, F. (2023). Pola asuh pemberian makan dan tingkat pendidikan pengasuh baduta stunting di wilayah kerja Puskesmas Tete, Sulawesi Tengah. Jurnal Diskursus Ilmiah Kesehatan, 1(1), 35–47. https://doi.org/10.56303/jdik.v1i1.109
Hotimah, N. (2021). Implementasi Program Bimbingan Perkawinan Dalam Meminimalisir Perceraian (Studi Kasus KUA Kecamatan Kota Kabupaten Pamekasan). Syiar Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1(1), 45–68. https://doi.org/10.54150/syiar.v1i1.30
Husnaniyah, D., & Yulyanti, D. R. (2020). Hubungan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting. The Indonesian Journal of Health Science, 12(1).
Ilmiani, T. K., Anggraini, D. I., & Rizki, H. (2021). Hubungan pengetahuan gizi ibu hamil terhadap peningkatan berat badan selama kehamilan di Puskesmas Bandar Lampung. Majority, 9(1), 29–34.
Intani, S. N., Satriani, & Anshory, J. (2022). Relationship between knowledge of maternal nutrition and diet with nutritional status of toddlers in the work area of the Sidomulyo Health Center, Samarinda City. Formosa Journal of Science and Technology, 1(8), 1069–1080. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i8.2042
Irawati A.; Nugraheni, S. A., H. . K. (2019). Pengaruh Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin Terkait Pencegahan Risiko Kehamilan di Kabupaten Pemalang. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 7(2), 124–131. https://doi.org/10.14710/jmki.7.2.2019.124-131
Jariah, N., Yulia, N. S., & Ulfa, D. (2024). Dampak stunting terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Jurnal Ilmiah Cahaya PAUD, 6(1), 33–38. https://doi.org/10.33387/cahayapdv6i1.7922
Kamau, M., Mirie, W., Kimani, S., & Mugoya, I. (2019). Effect of community-based health education on knowledge and attitude towards iron and folic acid supplementation among pregnant women in Kiambu County, Kenya: A quasi-experimental study. PLOS ONE, 14(11), 1–21.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Bumil sehat, turunkan stunting dan angka kematian ibu. https://kesmas.kemkes.go.id/konten/13/0/bumil-sehat-turunkan-stunting-dan-angka-kematian-ibu
Article Statistics
Downloads
Copyright License
Copyright (c) 2026 Elida Fitri, Said Usman, Irwan Saputra, Nasrul Zaman , Marthoenis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.